back to niriah

Book

Senyum 227

Seorang sahabat saya bertutur memiliki seorang kawan yang murah senyum.
“Kalau dia senyum seperti Andi Malarangeng, hanya nasibnya saja yang beda” katanya. Si pemurah senyum ini bernama Bahran (39). Suatu ketika ibu Bahran sakit keras. Selama dua pekan di rumah sakit, para dokter belum mampu menemukan penyakit yang diderita sang bunda. Sementara tagihan biaya terus […]

Post DIPOSTING OLEH Jamil Azzaini PADA March 13, 2008 | 3 KOMENTAR »
^ Back to top | Pages (4): « First ... « 1 2 3 4