back to niriah

arrow Kategori

Book

Kerja Ikhlas (Versi Kubik Leadership)

Kata ikhlas sudah sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Namun ada tiga kesalahpahaman terhadap makna ikhlas yang saat ini ada di tengah-tengah masyarakat yang ingin saya luruskan.

Pertama, Ikhlas itu bukan pasrah.

Pasrah berarti menerima keadaan yang kita alami tanpa berbuat apa-apa untuk mengubahnya. Orang jawa bilang ‘nrimo’. Pasrah itu dekat dengan nyerah. Kita pasrah karena kita terlalu malas atau terlalu takut untuk berupaya mendapatkan kembali apa yang menjadi hak kita. Ini jelas bukan ikhlas.

Kedua, Ikhlas bukan sekedar suasana hati.

Ikhlas seringkali disamakan dengan sebuah perasaan yang damai, tenang, terbebas dari masalah. Ketenangan hati yang dimiliki seseorang yang ikhlas harus mewujud dalam perilaku yang memiliki nilai tambah bagi dirinya dan lingkungan sekitarnya. Seseorang boleh saja mendapatkan ketenangan hati dan merasa terbebas dari masalah, tetapi jika ketenangan hati tersebut tidak membuatnya menjadi lebih produktif, lebih mampu membuat keputusan yang lebih baik, lebih bermanfaat bagi orang lain, maka keikhlasannya belum berarti apa-apa.

Ketiga, Ikhlas tidak hanya berada pada gelombang alfa.

Otak manusia memiliki beberapa gelombang mengikut pada kondisi saat itu. Gelombang delta ketika tertidur, tetha ketika ‘tidur’tidur ayam’, alfa ketika rileks atau khusu’, beta ketika terjaga dan konsentrasi, serta gamma ketika sedang merasa tercerahkan dan penuh dengan semangat. Karena ikhlas identik dengan ketenangan hati, maka sebagian berpendapat bahwa untuk menjadi ikhlas kita harus berada pada gelombang alfa. Meditasi adalah bentuk salah satu cara untuk masuk ke gelombang alfa. Apakah memang demikian?

Pertanyaanya adalah, jika ikhlas hanya berada pada gelombang alfa, maka apakah orang yang berjuang untuk negara dan agamanya di medan perang kita katakan tidak ikhlas? Karena saat itu dia tidak sedang berada pada kondisi alfa. Demikian juga orang yang bekerja bercucuran keringat seharian untuk menafkahi keluarganya.

Walaupun memang mudah bagi kita untuk merasa ihklas di gelombang alfa, namun bukan berarti ikhlas hanya berada di gelombang tersebut. Apapun yang Anda lakukan dalam kondisi gelombang otak manapun, selama Anda melakukannya tanpa berharap imbalan dalam bentuk apapun dari mahluk lain, maka Anda ikhlas.

Jadi kesimpulannya adalah, bagi kami di kubik, ikhlas itu adalah sebuah KATA KERJA, bukan kata sifat. Ikhlas memiliki makna aksi nyata. Sebuah aksi yang dilakukan tanpa pamrih sehingga menghasilkan nilai tambah yang sangat besar. Seorang pertapa yang mampu bermeditasi selama berjam-jam lamanya dan meraih ketenangan jiwa belum menjadikannya orang yang ikhlas. Karena dia memilih untuk menyepi. Berkutat pada dirinya sendiri. Menjauh dari lingkungan sekitarnya. Sehingga ketenangan jiwa yang diperolehnya tidak menghasilkan nilai tambah apa-apa bagi sekitarnya. Dia tidak menjadi lebih produktif dan duniapun tidak menjadi lebih baik karenanya. Dalam pandangan kami, pertapa tersebut belum bisa dikategorikan sebagai orang yang ikhlas.

Dengan kata lain, untuk menjadi ikhlas yang sesungguhnya, seseorang harus aktif. Tidak boleh pasif. Anda harus bisa membuktikan keikhlasan Anda dengan aksi nyata Anda. Seorang ABG menempatkan ‘cinta’ sebagai kata sifat, sehingga dia sibuk berkutat pada dirinya sendiri, mengharap untuk dicintai kembali, menuntut perhatian yang lebih karena dirinya sedang dalam kondisi ‘jatuh cinta’. Artinya, cintanya pasif.

Bagi orang dewasa cinta sudah menjadi kata kerja, artinya ‘cinta’ itu mewujud dalam bentuk aksi nyata yang dilakukan tanpa berpamrih, layaknya seorang ibu yang mencintai anaknya akan terbangun ditengah malam buta untuk membuatkan susu untuk anaknya.

Demikian pula dengan ikhlas, seseorang guru yang ikhlas akan mendidik muridnya dengan segenap kemampuannya walaupun tidak memperoleh bayaran yang sepadan. Seorang bawahan yang ikhlas akan selalu memberikan hasil kerja yang terbaik walaupun atasannya tidak pernah memujinya sekalipun. Seorang pimpinan yang ikhlas akan membina bawahannya dengan sepenuh hati walau perusahaan tidak pernah membayarnya untuk melakukan hal itu. Ini adalah ikhlas yang sesungguhnya. Mereka lakukan sesuatu karena mereka senantiasa terdorong untuk memberikan yang terbaik untuk orang-orang yang ada disekitarnya dan mereka tidak mengharap apa-apa sebagai imbalan dari manusia dan mahluk lain.

Jadi apa yang menjadi ciri dari seorang yang ikhlas? Dan bagaimana menjadi orang-orang yang ikhlas. Baca buku Best Seller cetakan kedelapan Kubik Leadership, terbitan Gramedia. Insya Allah Anda akan mendapat jawabannya.

Post DIPOSTING OLEH Jamil Azzaini | August 28, 2008

15 Responses to “Kerja Ikhlas (Versi Kubik Leadership)”

  1. Pak Jamil, kita kan tidak tahu apakah orang tersebut bekerja Ikhlas atau dengan pamrih, bagaimana sih indikatornya agar kita bisa mengukur kerja orang tersebut? terima kasih.

    Salam Sukses Mulia
    Burhan

  2. Pak Jamil, menarik sekali uraian yang anda ungkapkan,tapi bukankah orang yang ikhlas itu amal perbuatannya langsung dibalas oleh Allah SWT secara quantum bukan hanya di dunia semata, tapi juga di akhirat kelak. Dan ikhlas itu ada dalam niatan seseorang, jadi siapa yang bisa mengukur dalamnya hati seseorang kecuali hanya Allah SWT.

    Salam Sukses Mulia
    Handani

  3. inspiring….mdh2an sy bs belajar ikhlas..

    salam sukses mulia….

  4. Ada yang mengartikan iklas berupa pasrah terhadap hasil yang diperoleh setelah maksimal berusaha.
    Saya setuju kewajiban kita berusaha n berdoa

  5. Toto Priyana Says:

    Ikhlas sebagai kata kerja sungguh menarik direnungkan dan dijalani, butuh proses mengerti memahami dan menjalaninya karena itu semua dengan proses. oleh karena ikhlas adalah sesuatu yang berproses dan terus menerus memerlukan penyempurnaan saya kira memang berkaitan sekali dengan kata kerja, maka bahwa ikhlas itu sendiri adalah kata kerja adalah sebuah hikmah pemikiran yang indah dan berharga sekali, a smart thinking..

    Salam sukses mulia,
    Toto Priyana

  6. assalamu’alaikum bang jamil…
    akhirnya saya bisa juga menemukan website bung jamil, yang sering saya tunggu-tunggu saat saya mendengarkan radio trijaya.
    ikhlas, sebuah kata indah yang mengandung beribu makna…
    bung jamil sudah memberikan satu diantara banyak contoh action ikhlas….

  7. taufik@siplg.co.id Says:

    Assalamu’alaikum Pak Jamil,
    Saya belum pernah mengikuti training kubik tetapi saya sangat tertarik dengan Pokok Bahasan IKHLAS.
    Mohon info bagaimana caranya saya bisa memperoleh CD tentang hal tsb dan juga hal-hal lain.
    Dan saya sangat berterima kasih atas pencerahan IKHLAS di atas.
    Wassalam,
    M. Taufik Hidayat
    Note :
    mohon info kapan ada training KUBIK di Palembang.

  8. Pak jamil Yth.apa yang dimaksud dengan quantum ikhlas,dan bagaimana cara kita untuk mengaplikasikan ikhlas ketika kita di dhzolimioleh orang yang kita sayangi ?

  9. Assalamu ‘alaikum,

    Maaf Pak Jamil, saya ingin berbagi pendapat. Khususnya tentang kata ‘nrimo’. Karena saya dilahirkan di keluarga yang sangat kental jawanya (bapak saya dalang). Menurut saya ‘nrimo’ itu adalah ikhlas dengan apa yang diberikan Allah setelah berusaha maksimal dan terus berusaha. Lain halnya kata ‘trimo’ atau ‘nglokro’, itu berarti pasif dengan menerima saja tanpa berusaha lebih keras lagi. Demikian Pak, terima kasih.

    Wassalam

  10. ikhlas sebuah kata yang mudah diucapkan tapi sulit dilakukan saya selalu berusaha untuk ikhlas yang hanya dapat digambarkan maaf!
    gambaran sederhana bagaikan setelah kita buang air besar, dimana kita tidak sedikit pun merasa kecewa dengan apa yang telah kita perbuat (membuang semua isi kotoran dari tubuh kita)

    salam
    sukses mulia

    be hepy!

  11. ASsalamu’alaikum Pa Jamil terimakasih dengan proposal hidup yg telah dipaparkan di masjid kami alwahab Pt adhimix. sangat terkesan dan smoga dapat membuka inspirasi buat hidup saya. Dengan kesadaran sendiri ataupun diminta keikhlasan itu muncul dihati saya tetapi apabila apapun ataupun seseorang yang pernah mendjolimi hidup saya,saya harus iklas tapi sulit sekali untuk menerimanya,karena menurut saya ikhkas adalah obat segalanya. tetapi kenapa selalu ada jengkel dan apabila teringat lagi ada perasaan tidak suka.ada apa dengan diri saya mohon wejangan yang spesial buat saya.bukankah dengan ikhlas segala sesuatu sudah kita pasrahkan kepada Allah SWT ? semoga apa yang Bapak proposalkan dalam hidup dapat tercapai dengan sempurna. Amin. Wassalam.

  12. Assalamualaikum…
    Pagi Pak Jamil,Pipin mau tanya apakah ikhlas itu bisa membuat hati kita menjadi tenang? Terus, gimana caranya kita bisa ikhlas? Sebab, sampai saat ini aku sulit sekali belajar ikhlas itu.Wassalam…

  13. Ikhlas menurut saya adalah segala sesuatu perbuatan baik yang telah kita lakukan tidak akan menjadi pembicaraan dibelakang hari, sering ada orang mengatakan bahwa “menyesal saya telah membantunya”, atau seperti kata pepatah ” Bak menolong anjing kejepit”, saya pikir perbuatan baik yang telah lakukan tidak sedikitpun akan berkurang nilainya, malah ia akan habis apabila kita mengungkit-ungkit kembali apa yang telah kita lakukan. Ikhlas adalah suatu perbuatan yang telah kita lakukan dan hasilnya kita serahkan kepada Allah SWT.

  14. […] Bekerja ibadah 2. Bekerja ikhlas 3. Bekerja keras 4. Bekerja cerdas 5. Bekerja tuntas 6. Bekerja tim work 7. Bekerja prioritas 8. […]

  15. Aslm mlkm
    Bapak Jamil Azzaini

    Apa kabar?
    Wahyu, Sukses Mulia

    Thaks Atas Pengarahan Waktu di Kampung Awan
    Kita Angkatan XIII

    Salam Klg

    DEPHUB
    KNKT - SETJEN
    Wahyu Prihanto, S.SiT

Leave a Reply