Sabtu-Ahad kemaren saya diundang untuk memberikan materi pencerahan di acara Silaturahmi keluarga besar PT Holcim Indonesia Tbk di Cilacap. Merasa sering meninggalkan anak-istri maka istri dan kedua anak saya yang paling kecil saya bawa serta. Namanya Hana (8) dan Izul (5). Selain istri dan dua anak say, saya juga didampingi tiga orang tim pendukung, Dayat, Rudi dan Edi.
Untuk menghidupkan suasana dalam perjalanan kami main tebak-tebakkan. Tebakan yang tak akan terlupakan ketika istri saya bertanya “mengapa kambing bau?” semua orang berlomba menjawab dan tidak ada yang benar. Setelah kami semua menyerah, maka dijawab oleh istri saya “sebab kambing keteknya ada empat, kita yang dua saja bau apalagi yang empat”. He…he…he…makanya pakai Rexona…
October 13th, 2008 at 10:14 am
he he he ..Pantesan ular gak bau, soalnya gak punya ketek x ya?!
October 13th, 2008 at 12:37 pm
ooh jadi ketek ikan yang menyebabkan air laut asin yaaa…?!
October 13th, 2008 at 3:06 pm
ya walaupun bau, banyak yang suka. terutama kambing muda katanya sih untuk jamu begitu.
October 13th, 2008 at 3:37 pm
hmmm… apalagi ikan, amisnya minta ampun. karena keteknya banyak banget. Jumlah keteknya khan sesuai jumlah sisik yang dimiliki,,, hehehe,,,
December 24th, 2008 at 6:35 pm
Jamil baaaaaanget deh…..