Pagi itu saya menonton berita olah raga di salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia. Salah satu berita yang ditampilkan adalah persiapan tim lompat indah Indonesia untuk bertanding di Sea Games. Hanya ditargetkan satu medali emas namun para atlet itu sibuk berlatih setiap hari. Para atlet berlatih mengangkat beban, sit up, push up, lompat tak terhitung jumlahnya. Bila dihitung, waktu latihannya jauh lebih lama ketimbang saat mereka bertanding. Sebelum bertanding, merekapun akan uji coba ke China. Sungguh perjuangan yang hebat.
Kehidupan itu seperti para atlet. Salah satu cara terbaik untuk menciptakan hasil yang spektakuler di wilayah penting hidup Anda adalah melalui latihan sehari-hari. Untuk mencapai sukses Anda memerlukan latihan. Para atlet mengetahui hal ini dengan sangat baik. Mengapa kata itu menjadi begitu asing untuk kita? Untuk mempertahankan gelar juara dunia, Chris John harus berlatih ke Australia dan Amerika Serikat. Untuk menjadi maha bintang basket Michael Jordan harus berlatih sedikitnya 3-6 jam per hari. Mereka menyiapkan dengan sangat baik jauh sebelum pertandingan benar-benar dimulai.
Kesuksesan pribadi dan bisnis membutuhkan latihan. Sebelum saya menulis tiga buah buku best seller; Kubik Leadership, Menyemai Impian Meraih SuksesMulia, dan Tuhan Inilah Proposal Hidupku saya berlatih menulis setiap hari seusai sholat Subuh. Tulisan yang selesai ditulis saya berikan kepada istri saya untuk dibaca, ketika komentar yang diberikan istri saya berbeda dengan apa yang saya maksud saya perbaiki lagi tulisan tersebut. Kata sahabat saya, Zaim Ukhrowi, Direktur Utama Balai Pustaka: ”Tulisan yang baik itu bisa dipahami oleh orang idiot sekalipun” Saya terus berlatih sampai anak saya yang masih sekolah dasar mengerti apa maksud tulisan saya. Setelah itu baru tulisan saya muat di blog pribadi atau saya sebar ke berbagai milis. Sekarang saya sudah percaya diri untuk menulis berbagai artikel yang dimuat di berbagai media.
Sebelum menjadi trainer profesional, saya telah berlatih ribuan jam. Saya senang mengajar di depan kelas sejak saya SMP hingga SMA. Ketika kuliah di IPB sayapun menjadi asisten dosen dan memberikan banyak pelatihan kepada adik kelas (yunior). Begitu pula ketika saya menjabat sebagai Direktur Dompet Dhuafa Republika, pekerjaan yang paling saya senangi adalah memberikan training kepada karyawan dan jejaring yang kami ciptakan ketika itu. Sampai sekarang saya terus berlatih untuk meningkatkan kemampuan saya di dunia training. Saya berlatih 3 V (verbal, vokal, dan visual) hampir setiap hari.
Kesuksesan dan kemuliaan hidup tidak akan muncul begitu saja. Anda perlu menciptakannya. Tetapkanlah serangkaian latihan dan secara konsisten lakukanlah. Begitu Anda sudah mahir dalam satu hal, buatlah perencanaan latihan yang lain dan konsistenlah menjalankannya. Begitu seterusnya.
Latihan akan mengunci pikiran dan perasaan Anda pada performa yang terbaik. Latihlah mental Anda setiap hari dengan cara menuliskan perasaan, pemikiran, dan karunia yang Anda syukuri. Atau Anda dapat memulai hidup dengan membaca kitab suci, olah raga dan menyantap makanan pagi yang sehat. Setelah itu, ucapkan kata-kata penyemangat yang sesuai dengan kehidupan terbaik yang ingin Anda raih.
Berlatihlah membuang pikiran dan perasaan negatif. Bangunlah kepercayaan penuh terhadap orang-orang yang Anda cintai. Berlatihlah untuk tidak menggunakan kata-kata dan perasaan yang negatif ketika bergaul dengan banyak orang. Usai berlatih, ciumlah pasangan hidup dan putra-putri Anda dan katakanlah I love you di telinga mereka. Kemudian pergilah ke dunia nyata yang indah dengan penuh energi dan senyum manis serta hati yang bahagia.
Salam SuksesMulia, Jamil Azzaini (JA)
December 5th, 2009 at 8:45 am
trimakasih ust Jamil, saya banyak terinspirasi membaca tulisan Anda. kalau boleh dan ini mohon keikhlasan, bahwa tulisan Anda akan saya kutib untuk saya tularkan ke siswa-siswa saya (sman1 Pajangan Bantul, ada skitar 300 siswa) dekat goa slarong (tempat markas besar Pangeran Diponegara). kalau berkenan juga kapan-kapan ust bicara/ atau memberi motivasi ke mereka (termasuk juga guru-gurunya. semoga menjadi amal baik Anda. wassalamu’laikum wr wb
December 5th, 2009 at 5:16 pm
berlatih setiap hari memang bagus. tetapi berlatih sendiri dapat dilakukan tentu setelah berlatih dengan bimbingan trainer yang mumpuni. berlatih sendiri kadang lebih banyak improvisasinya dan harus disertai tekad dan semangat yang terus menyala. masalahnya bagaimana kedua tidak padam di tengah jalan ust…
December 5th, 2009 at 9:01 pm
Assalamu Alaikum…. Tulisan yang berbasis pengalaman riel ini cukup memberi insfirasi, Sukses Selalu….Oh ya, tolong kunjungi juga blog saya, beri komentar (kritik saran) tentang geliat di blog saya tsb…..Wassalam.
December 6th, 2009 at 1:11 pm
Inspiring !
December 7th, 2009 at 12:34 pm
Kalo sekarang saya baru mulai, kapan saya jadi juara? sementara usia saya sekarang sudah mendekati 40.
December 7th, 2009 at 1:59 pm
Terima kasih Bapak Jamil … saya banyak belajar dari buku buku Bapak … juga pernah ikut training lansung waktu acara Milad TDA 3 di Jakarta. Salam Sukses Mulia.
December 9th, 2009 at 2:47 pm
Setiap kalimat yang saya baca dari tulisan2 dan mendengarkan langsung di workshop2 Bapak Jamil, saya terpesona sekaligus memetik pelajaran, bahwa dengan menghargai diri sendiri berarti juga memberikan energi positif pada lingkungan, Subhanallah.
January 17th, 2010 at 8:57 pm
very inspiring….